Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, February 9, 2012

10 Makanan Sehat Yang Ternyata Mengandung Racun

Mungkin kita tidak banyak mengetahui bahwa makanan yang umum kita makan sehari - hari, baik berupa buah, sayuran ataupun seafood ternyata mempunyai racun terkandung di dalamnya, yang jika kita memakannya dalam kadar tertentu ataupun salah dalam pengolahannya bisa mengakibatkan kematian.
10 Makanan berikut ini sangat terkenal dan familier buat kita, bahkan sering dianjurkan oleh ahli gizi untuk rutin dikonsumsi demi menukupi vitamin dan mineral tubuh. Namun mereka (para ahli gizi) mungkin lupa untuk menyebutkan tentang racun yang ada di dalamnya. Langsung saja simak 10 makanan beracun yang sering kita makan

1. Tomat

Banyak diantara kita yang tidak tau bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.


2. Apel

Apel sangatlah terkanal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah anda bahwa apel mengandung Cyanide/ sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel. Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi

3. Cheri

Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah. Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulatan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.


4. Almond

Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.

5. Kentang

Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun. Kalau anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.

Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma. Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar. Buanglah kentang-kentang tersebut daripada menyajikan nya.


6. Cabe

Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabe. Apapun jenis cabe tersebut (cabe rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabe itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata. Bilan capsaicin ini dimana dalam jumlah tertentu, akan menyebabkan kematian.

7. Kacang Monyet

Seperti halnya almond, kacang monyet ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat anda membli kacang monyet yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut. Keracunan kacang monyet ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang monyet dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.


8. Jamur

Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika dan sekitar 100 disebut beracun dan kurang dari selusin adalah jamur yang memtikan. Secara umum, jamur bisa mengakibatkan gangguan gas dalam pencernaan usus bagi yang alergi terhadapnya. Karena banyaknya jenis jamur yang ada didunia, sangatlah susah untuk mengetahui persis yang mana yg beracun. Pada dasarnya, jamur yang tumbuh secara liar lebih mungkin beracun. Salah satu jenis jamur yang paling beracun adalah “Alpha-amanitin”, yang dapat merusak lever.


9. Pufferfish

Ikan Pufferfish adalah veterbrata paling beracun kedua di dunia. Orang Korea dan Jepang paling suka memakan ikan ini. Banyak yang tidak tau bahwa lever dari ikan ini adalah sangan beracun yang dapat mengakibatkan kematian. Racun tersebut dikenal dengan nama tetrodotoxin yang bisa menyebakan darah tinggi, mati rasa yang dan paralysis urat yang bisa menyebabkan kegagalan dalam bernafas dan kematian.


10. Cassava (Yuca)

Mungkin tidak banyak dari kita yang tau makanan ini. Cassava banyak ditemukan di karibean dan Amerika Selatan. Cassava ini bisa dimakan manis ataupun pahit.Makanan ini mengandung cyanogenic glocosides yang ternyata sangat beracun. Dari baunya, cassava akan mengusir serangga bahkan juga binatang, dan kalau tidak di proses secara benar akan mengakibatkan kematian

Sumber: http://palingseru.com/7698/10-makanan-beracun-yang-sering-kamu-makan

Sunday, February 5, 2012

Sejarah Panjang dan Asal Usul Ekstasi

Semula ditemtkan untuk digunakan merangsang nafsu makan. Setelah melalui berbagai tes percobaan, tablet itu dinyatakan siap dipasarkan. Sekarang ini diperkirakan tak kurang dari 100 ribu muda-mudi terpuruk dalam penggunaan obat ini. Itu baru di Jerman. Belum di negara-negara di Eropa, belum lagi di Amerika Serikat. Belum lagi di kota-kota di seluruh dunia. Kata orang yang memuja penggunaan tablet ecstasy ini, kalau mati dalam penggunaannya adalah mati karena kegembiraan.
Bunuh Diri Karena Ekstasi

Adalah Marcim Galinski yang baru saja minum-minum di suatu pesta umum yang diselenggarakan seseorang. Kemudian ia menelan tablet ecstasy sebelum pulang ke tempat tinggal bersama dengan pacarnya. Pemuda asal Polandia yang berusia 24 tahun ini kemudian mengunci pintu ruangannya rapat-rapat dan tidak ada orang bisa masuk.

Ia tinggal di Altona, dan memutuskan untuk bunuh diri. Ia mengambil pedang samurai, menikam dirinya sendiri tepat pada jantungnya. Peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini, dan ia adalah orang ke-91 yang melakukan hal serupa dengan latar belakang serupa pula.

Kematian karena bunuh diri setelah menggunakan obat terlarang itu di Kota Hansa, Jerman, bukan hanya beberapa kali saja, tetapi telah sering. Obat seolah barang permainan. Penguasa di kota-kota lain tidak membuat catatan yang cukup mengejutkan akibat penggunaan obat ecstasy ini.

Berapa banyak korban yang melakuan bunuh diri, baik melakukan percobaan maupun yang sampai meninggal? Jumlahnya tidak ada yang tahu secara tepat. Mungkin perhitungannya bisa dengan melihat pada jumlah pemakaiannya saja. Diperkirakan, hingga kini ada sekitar 60 ribu tablet digunakan secara liar, tanpa menggunakan resep dokter.

Jumlah itu ditemukan oleh penyelidik kriminal. Penyelidik itu mengatakan, penggunaannya mirip dengan "sifat gunung es" di lautan, yang kelihatan hanya sepersepuluh, sedangkan yang tidak kelihatan di bawahnya adalah bagian yang sangat besar. Ini baru yang disebut dengan nama pengenalannya sebagai ecstasy saja. Jadi, belum lagi dari jenis baru yang dikenal dengan nama mirip dengan LSD, dan dikatakan sebagai "Speed". Padahal, sebenarnya tak lain dari tablet amphetamin murni, yang mempunyai efek kerja sampai beberapa jam kemudian mempengaruhi pemakainya.

Harga dan Pasaran Ekstasi

Akan halnya tablet yang disebut "bahan harmoni" adalah ec- stasy. Pil ini sebagai perangsang yang memberi dorongan semangat dan menyebabkan peregangan pada saraf otak, dan selan- jutnya menimbulkan halusinasi ringan. Harganya tidak berbeda banyak dengan kokain, yakni 20 hingga 50 mark. Menurut para penyelidik di Berlin atau di Frankfurt, tablet ini telah digunakan sekitar 10 ribu tablet, dan sekitar 100 ribu beredar di seluruh Republik Federasi Jerman.

Obat ajaib ecstasy ini sebelumnya datang dari Inggris. Dipesan ke Jerman melalui informasi radio. Dan sama dengan barang lain, dikirim melalui Selat Dover. Bahan ini sebenarnya telah dikenal sejak tahun 1912, dan merupakan bahan penting dalam pengobatan dengan menggunakan nama yang agak sulit diingat, yaitu Methyldioxyn-Mthylamphetamin (MDMA). Penemunya adalah perusahaan farmasi Ernst Merck di Darmstadt pada tahun 1914 dengan nama "tiruan minyak Sassafras-Staude". Sebagai pemegang hak patennya, perusahaan ini kemudian dilupakan orang.

Dari Obat Perangsang nafsu Makan sampai Obat Pencari Kebenaran

Pada awalnya bahan ini disediakan orang sebagai bahan perangsang nafsu makan, yang kemudian pada tahun 50-an orang malah lebih mengenalnya sebagai obat "pencari kebenaran", yang dikembangkan di Angkatan Darat AS. Oleh penyelidik insektisida, Alexander Shulgin, pada tahun 1965 ditemukan kembali sebagai MDMA tadi. Kemudian oleh para ahli psikotherapi Amerika Serikat digunakan untuk pengobatan pasien-pasien yang sudah parah.

Efek yang diberikan obat ini luar biasa. Yakni, dapat menyebabkan orang, yang biasanya tenang tercengang-cengang, menjadi penuh semangat luar biasa. Dan ia bersedia melakukan apa saja, yang ketika dalam keadaan biasa sukar dipercaya bisa dilakukannya. Bahan inilah yang terdapat dalam obat ini, yang membedakannya dengan obat penenang atau perangsang lainnya.

Bah`n ini sering disebut "penisilin untuk jiwa", mengingat menjadi bahan pengantar pada serotonin dalam cairan otak dan dapat pula berfungsi sebagai tablet "Prozac" yang berfungsi sebagai antidepresif. Tapi akan berakibat buruk kalau dicampur dengan bahan alkohol, sehingga dapat membuat penggunanya kecanduan dan mengulangi lagi memakainya.

Efek Menakutkan Untuk Otak Si Pemakai

Setelah dilakukan percobaan pada tikus dan kera, masih saja ditemukan akibatnya berupa kelainan pada otak yang sangat menakutkan. Karena itu, pada 1958, penggunaan MDMA dilarang di Amerika Serikat . Pada tahun berikutnya, bahan ini sampai di Jerman, digunakan untuk pembius, dan diberi nama "Index".

Polisi jarang berhasil menemukan dalam jumlah besar per- dagangan bahan obat kimia ini. Sebagai barang dagangan, polisi memang pernah menggaruknya di Amsterdam pada 1989. Ketika itu, dengan bantuan penyelidik (detektif) dari Jerman, mereka ber- hasil menyita 90 ribu tablet ecstasy. Obat ini merupakan hasil produksi sebuah perusahaan farmasi besar, yang diproduksi di daerah Baden, melalui rumah-rumah tertentu.

Ekstasi dari Belanda dan Polandia

Berserak hampir ke seluruh dunia, dewasa ini tablet "gila" ini datang dari Belanda atau Polandia, dibuat di laboratorium gelap. Limbah pembuatan obat tersebut mencemari lingkungan. Berbagai campuran bahan kimia itu berbahaya bagi penduduk setempat. Produknya, yang disebut "Cock-tali" itu, dipertajam lagi dengan menggunakan "Speed" atau kofeine, sehingga memberi hasil yang luar biasa. Bahkan para pengedarnya tidak tahu seberapa jauh kenikmatan yang didatangkan obat ini.

Di Negeri Balanda, meski penjualan bahan ecstasy dilarang, polisi dan hakim masih tetap menahan diri untuk mengadakan kampanye anti-penggunaan bahan ini, dan mengadakan pengetesan apakah obat ini benar berbahaya. Mungkin mereka ingin suatu bukti yang sangat meyakinkan sebelum ditindak secara tegas dan tuntas.

Dengan menerima bayaran 2,5 gulden, seorang pemuda dapat men- coba apakah pil ini berbahaya atau tidak. Juga, dengan demikian, dapat diketahui dampak terhadap lingkungan. "Jika MDMA dibutuhkan lagi, kita harus bertanggung jawab sampai seberapa jauh obat ini aman untuk digunakan," kata Ernst From- berg, dari Kementerian Kesehatan Belanda.

Demikian juga dengan Margarethe Nimsch, kepala yang membidangi bagian kesehatan di Frankfurt. Dalam ceramahnya tentang penggunaan bahan campuran kimia yang telah menjadi obat ecstasy itu, ia minta supaya benar-benar dilakukan lagi tes, yang hasilnya lebih meyakinkan bahwa penggunaannya tidak sampai menghancurkan generasi muda.

Di Inggris, 20 orang telah meninggal akibat menelan ecstasy. Kebanyakan mereka mati setelah sebelumnya teler berat karena penggunaan ecstasy. Ternyata obat itu telah bekerja ketika mereka melakukan tarian ajojing nonstop selama berjam-jam, sampai kemudian terlihat tanda-tanda kelainan muncul pada fisik mereka.

Ahli MDMA dari Inggris, Nicholas Saunders, telah melakukan sendiri percobaan pada dirinya. Ia merasa tidak terjadi perubahan yang luar biasa. Ini dijelaskannya dalam bukunya yang baru, Ecstasy, penerbit Ricci Bilger, Zurich, Swiss. Antara lain ia mengatakan, "Saya ini manusia penyelidik. Melalui peng- gunaan MDMA, kehidupan dapat diperlihatkan kembali. Saya melihat dengan cara yang lain, hidup ini penuh kesedihan jika segera menjadi runtuh." Sinting.

http://teringan.blogspot.com/2012/02/sejarah-asal-mula-ekstasi.html

Saturday, January 28, 2012

Memilih Bahan Plastik Yang Aman dengan Mengetahui Arti Simbol Yang Tertera

Kenali Tanda Segitiga Pada Kemasan Plastik
Akhir-akhir ini sering diulas di televisi tentang kemasan plastik yang berbahaya. Coba kita perhatikan di sekitar kita, sudah dipenuhi dengan sampah plastik yang tentunya sangat sulit untuk didaur ulang. Kita juga sering menjumpai berbagai macam plastik mulai dari tas kresek dengan berbagai macam warna ( merah, putih, hitam dll), toples tempat makanan, botol air minum, botol susu, gantungan baju, compact disk (CD), pipa paralon dll yang semuanya itu mengandung plastik juga kan???

Tentunya kita sebagai manusia awam tidak tahu mana plastik yang aman dan yang tidak aman. Tetapi ternyata sudah diatur dan ditetapkan secara internasional sehingga di negara manapun di dunia ini menggunakan kode dan simbol yang sama. Namun sayang masih banyak yang belum mengetahui seperti apa kode dan simbol tersebut. Bagi manusia awam kode dan simbol tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta cara dampak pemakaiannya.

Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode,seperti ISO ( International Organization for Standardization ).

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
1. Berada atau terletak di bagian bawah
2. Berbentuk segitiga
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga

Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:


JENIS KE 1:

Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya
serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.

JENIS KE 2:


Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

JENIS KE 3:

Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

JENIS KE 4:


Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah
1. Kuat,
2. Agak tembus cahaya,
3. Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
4. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
5. Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
6. Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. 7. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

JENIS KE 5:

Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

JENIS KE 6:


Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.
JENIS KE 7:



Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu :
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS - acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC - polycarbonate,
4. Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.
Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.
Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.


Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
  1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
  2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur.... hehehe.... dan tips buat kita semua bagi para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
  1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
  2. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
  3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
  5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.
  6. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.
  7. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven.
  8. Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak. Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

Bahan Plastik yang Aman

Sebelum membeli makanan atau minuman, masyarakat seharusnya memilih kemasan plastik yang aman digunakan. Untuk mengetahui bahan plastik yang aman digunakan, lihatlah nomor-nomor yang tertera pada kemasan.

Nomor itu biasanya berada di dalam segitiga tanda panah melingkar dibagian bawah kemasan. Setiap nomor menunjukkan bahan yang digunakan.

Nomor 1: Polyethylene terephtalate (PTE atau PETE), biasa digunakan mengemas air minum, minuman ringan berkarbonasi, jus buah-buahan, minyak goreng, saus, jeli, selai.

Nomor 2: High density polyethylene (HDPE), biasa digunakan untuk mengemas susu, yogurt, & botol galon air minum

Nomor 4: Low density polyethylene (LDPE), biasa digunakan sebagai plastik kemasan rapat (cling wrap), pengemas roti, makanan beku dan botol plastik yang dapat ditekan.

Nomor 5: Polypropylene (PP), biasa digunakan untuk mengemas sup, saus tomat dan margarin.

Diantara jenis plastik tersebut yang relatif paling aman dan telah mengalami uji dan evaluasi badan pengawasan obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) adalah PET (nomor 1).

Jadi, bila botol air minum kita bertanda nomor 1, berarti terbuat dari PET & plastik itu aman untuk kemasan makanan atau bersifat food grade.

Menurut Dosen Dept Ilmu & Tek Pangan IPB, Dr. Yadi Haryadi, Msc, sebenarnya penggunaan botol plastik, khususnya botol plastik PET, secara berulang-ulang tidak menjadi masalah. Syaratnya, setiap akan dipakai atau diisi ulang, botol-botol tersebut harus dicuci bersih memakai sabun dan dikeringkan dahulu.

Bahan Plastik Yang Tidak Aman…!!!

Berikut adalah jenis plastik yang penggunaannya tidak diperbolehkan untuk bahan pangan karena mengandung bhn berbahaya yg dpt berpindah ke makanan.

Nomor 3: Polyvinyl chloride (PVC atau disebut vinil). Plastik ini sering dibuat cling wrap. Sering juga dipakai untuk wadah kue kering atau cokelat. Ada juga botol plastik yang dapat ditekan (untuk pengeluaran
bahan) terbuat dari PVC.

Nomor 6: Polystyrene (PS), sangat dikenal konsumen dlm bentuk kemasan stereofom seperti yang digunakan untuk mengemas buah & sayuran di toko-toko swalayan.

Nomor 7: Jenis plastik lainnya, terutama polycarbonate. Plastik ini mengandung bisphenol-A yang berbahaya dan dapat bermigrasi. Plastik ini tahan suhu tinggi. Ada yang menggunakan sebagai botol susu bayi dan alat-alat makan (sendok, garpu, pisau) plastik.

Hindari Panas & Minyak

Penggunaan plastik untuk membungkus makanan juga perlu diwaspadai. Hindari memanaskan makanan dengan wadah atau bungkus yang terbuat dari plastik dalam microwave.

Hindari menggunakan tempat dari bahan plastik untuk menaruh makanan panas, apalagi berminyak, dalam microwave. Menurut Yadi, beberapa studi menunjukan migrasi komponen plastik ke dalam bahan pangan selama pemanasan atau pada suhu tinggi semakin besar.

Kita juga sering melihat pedagang makanan menggunakan plastik untuk membungkus makanan tersebut dalam keadaan panas. Menurut Yadi, cara ini sangat beresiko karena kantong plastik yang digunakan tidak jelas asal usulnya. Migrasi bahan berbahaya dapat saja terjadi jika plastik tersebut bukan plastik berlabel food grade.

Karena kurangnya pengetahuan, kita tidak dapat menyalahkan pedagang kecil. Yadi menyarankan, jika akan membeli makanan panas, berminyak, atau berkuah, sebaiknya membawa sendiri wadah yang aman dari rumah.

Kesimpulan :
Plastik sangat berbahaya jika terkena air / makanan yang panas.
Jangan masak atau ngambil nasi di magic jar memakai centong yang terbuat dari plastik.
Pakai peralatan plastik yang ada tanda food grade-nya


http://lyla-home.blogspot.com/2008/08/kenali-tanda-segitiga-pada-kemasan.html