Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Tuesday, January 31, 2012

Excalibur : Dinding Panjat Tebing Tertinggi Di Dunia

Menjulang lebih dari 121 kaki (37 meter) di udara, Excalibur di Bjoeks Klimcentrum (Bjoeks Climb Center) di kota Groningen, Belanda, dianggap sebagai Dinding panjat tebing tertinggi di dunia. Yang membuat mendaki Excalibur menjadi tantangan, selain dari ketinggian monumental, adalah kurva ramping 36 kaki (11 meter) keluar dari dasar yang menciptakan overhang buatan sebagai salah satu pertemuan saat mendaki puncak nyata. Karena adanya kurva ini menjadi mungkin untuk memanjat menara dalam berbagai cara, masing-masing gaya panjat menjadi tantangan yang berbeda.
Pada Bjoeks Climb Center, ada sebuah array indoor climbing walls, termasuk satu dinding yang dirancang untuk pemula dan yang lain yang mempunyai sudut 45 derajat. Ada juga area yang berbatasan indoor-outdoor yang besar dengan 117 batu-batu

Bjoeks Climb Center dibangun pada tahun 1996 oleh Gert van deer Veen dan temannya yang juga mitra pendakian, Alco Pols.

via :amusingplanet

Wednesday, January 18, 2012

Jallikattu, Permainan Matador Ala India Yang Tak Kalah Sadisnya

Jallikattu atau Manju Virattu adalah olahraga yang dimainkan untuk menjinakkan Sapi jantan di Tamil Nadu, India sebagai bagian dari perayaan Pongal biasanya pada hari kedua dan ketiga festival. Ini adalah salah satu olahraga kuno yang masih diadakan pada era modern.

Meskipun kedengarannya mirip dengan Festival sain fermin di Spanyol ,namun oleh raga ini sangat berbeda. Dalam Jallikattu, banteng tidak dibunuh dan 'matadors' tidak menggunakan senjata apapun. yang harus dilakukan Para peserta (pejuang)adalah menerkam banteng yang tengah berlari, mencoba untuk berpegang pada punuknya dan bergerak bersama dengan sang banteng tanpa jatuh atau terluka. Hal ini membutuhkan refleks cepat dan kaki yang lincah untuk menjinakkan sapi jantan yang umumnya liar dan bandel, sapi jantan ini akan selalu mencoba melarikan diri, mengibaskan dan menjatuhkan peserta dari punggungnya,dan kadang kala juga sempat menanduk peserta sampai mati !.

Cedera dan kematian sangat sering terjadi di even Jallikattu. Pada tahun 2004, setidaknya 5 orang dilaporkan tewas dan ratusan terluka dari berbagai desa. lebih dari 200 orang telah meninggal selama dua dekade terakhir. Anehnya, si sapi jantan jarang menjadi korban.

Tapi aktivis hak hewan melihat sapi jantan sebagai umpan dan olahraga ini hanya menampilkan kekejaman. Sapi jantan ,dalam even ini sering diolesi balsem di mata mereka, di testis nya juga kadang dijepit, semua usaha itu dilakukan agar sapi menjadi "GILA". Penduduk desa melemparkan diri mereka di atas hewan yang ketakutan dalam upaya untuk "menjinakkan" mereka dan mengklaim hadiah. Meskipun sapi banteng tidak dibunuh sebagai bagian dari olahraga, mereka sering berakhir di rumah potong hewan sebagai daging.
Sejarah Jallikattu dapat ditelusuri kembali ke Peradaban Lembah Indus, lebih dari 5000 tahun yang lalu, membuatnya menjadi salah satu tradisi tertua di dunia. Sebuah segel terawat ditemukan di Mohenjodaro di tahun 1930-an yang menggambarkan praktek umum pertempuran massal dengan banteng selama Peradaban Lembah Indus

Referensi sejarah menunjukkan bahwa 'jallikattu,' dikenal di zaman kuno sebagai "Yeru thazhuvuthal, 'sangat populer di kalangan prajurit selama periode klasik Tamil. 'Jallikattu,' Istilah berasal dari Tamil istilah 'Salli kaasu' (koin) dan 'kattu' (paket) terikat pada tanduk sapi jantan sebagai uang hadiah. Kemudian, pada masa kolonial, istilah ini berubah menjadi 'jallikattu.'
Photo: Babu / Reuters
Photo: Babu / Reuters
Photo: Babu / Reuters

credit : 1, 2, 3